WELCOME to a'gread blog God !! . . Jika anda suka Blog ini Jangan lupa di JOIN Thanks!!

Rabu, 29 Februari 2012

Enam Bagian Motor yang Wajib Diperiksa di Saat Musim Hujan

Selamat sian temen temen kali ini saya akan ,memostingkan tentang 6 bagian motor yang wajib di periksa setelah musin hujan ..
berikut postingan nya ..
Hujan yang masih terus mengguyur hampir seluruh bagian tanah air tidak hanya menuntut perhatian ekstra bagi siapa saja yang saban hari menggunakan kendaraan bermotor sebagai sarana transportasi kegiatan sehari-hari. Terutama pengguna sepeda motor.

Pasalnya, guyuran hujan dan genangan air yang ditimbulkan tak hanya menyebabkan munculnya potensi bahaya bila tidak disiasati secara cermat, tetapi juga menimbulkan beberapa masalah di bagian sepeda motor.

“Kemungkinan masuknya air ke mesin, tercampurnya oli dengan air, rantai yang kendur, setang yang oblak karena kerap melibas jalanan berlubang yang tertutup genangan air dan sebagainya adalah beberapa contohnya,” papar Lukito, mekanik Lucky Motor, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (16/2).

Menurut Lukito, agar kondisi sepeda motor tetap prima sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin terhadap bagian-bagian penting, khususnya setelah kendaraan tersebut sering digunakan saat hujan mengguyur bumi. Lantas apa saja yang patut diperiksa secara cermat?

Berikut saran dari Lukito :

1. Saluran bahan bakar dan karburator
Guyuran air hujan yang deras menyebabkan udara yang tersedot mesin sepeda motor untuk proses pembakaran di ruang bakar besar kemungkinan mengandung uap atau butiran air. Selain menyebabkan proses pembakaran tidak sempurna, dan mesin motor mbrebet, keberadaan uap air tersebut juga akan menyesaki tangki, keran, pipa, atau selang bakar bakar.

“Jika bercampur udara, air yang ada di tangki, pipa, atau kran saluran bahan bakar akan menyebabkan karat,” kata Lukito.

Bila serpihan karat itu masuk ke ruang bakar mesin maka mesin akan rusak. Ongkos yang dibutuhkan untuk perbaikan mesin pun mahal.

Oleh karena itu sangat disarankan, bila sepeda motor kerap melibas jalanan di kala hujan – terutama di saat banyak genangan air dengan ketinggian 20 centimeter lebih – sebaiknya dilakukan pemeriksaan. Selain tangkai, pipa, dan kran bakar bakar, peranti lain yang wajib diperiksa adalah karburator.

2. Cek kondisi oli mesin
Tanpa disadari, dan banyak orang tidak dipedulikan oleh orang adalah kondisi oli mesin setelah sepeda motor melibas genangan air. Sangat mungkin air yang ada di genangan masuk ke bagian mesin baik melalui beberapa lubang yang ada maupun dari sela-sela mesin karena gasket atau seal di antara blok mesin telah usang.

Cara untuk melakukan pemeriksaan pun cukup mudah. Kendurkan penutup oli mesin, lalu amati apakah warna oli mesin masih normal? Atau tidak ada unsure warna putih?

“Jika ada warna putih seperti susu, maka oli tersebut wajib diganti karena oli sudah terkontaminasi air hujan. Segera ganti untuk menghindari kerusakan mesin,” tandas Lukito.

3. Jangan lupa cermati filter udara
Satu di antara bagian sepeda motor yang memberi ruang bagi air hujan untuk masuk ke mesin adalah saringan atau filter udara. Terlebih bila motor tidak menggunakan filter tersebut dengan alasan tertentu.

Air masuk ke peranti itu saat melibas genangan air dengan ketinggian 30 centimeter atau lebih. Bahkan, meski tidak setinggi itu namun akibat semprotan air yang diterjang oleh kendaraan lain atau mobil dari arah berlawanan dengan laju yang cukup kencang, juga bisa menyebabkan air masuk ke komponen tersebut.

“Bila air yang masuk cukup banyak, bisa menyebabkan water hammer yaitu ledakan atau pukulan yang keras karena pada saat terjadi proses pembakaran di ruang bakal air masuk. Akibatnya ada ledakan keras,” terang Lukito.

Ledakan yang keras dan tiba-tiba bisa menyebabkan piston mesin jebol, connecting rod atau tangkai torak bengkok, dan sebagainya.

Cara untuk mengatasinya cukup mudah. Pastikan filter udara tertutup rapat di saat melaju di tengah guyuran hujan. Setelah itu periksa apakah ada air di bagian itu, segera ganti bila filter telah kemasukkan air.

4. Pastikan peranti pengereman berfungsi baik
Masalah lain yang kerap muncul di saat musim hujan adalah, perangkat pengereman mengalami penurunan fungsi. Maklum, air hujan bisa saja menerobos ke sela-sela tromol rem sehingga kanvas rem basah, piston atau kaliper rem cakram tak pakem mencengkeram piringan cakram, dan lain-lain.

Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan fungsi rem depan maupun belakang. Lakukan uji coba pengereman dengan mengendarai motor di lintasan yang aman dan sepi beberapa kali.

Pastikan pula ada tidaknya suara mendecit. Bila terdapat suara itu, berarti lining kanvas rem basah dan harus segera diperbaiki. Pastikan pula tingkat ketebalan pad brake masih memenuhi standar, bila sudah tipis lakukan pergantian. (perawatan rem telah ditulis tempointeraktif beberapa waktu lalu).


5. Periksa kondisi rantai
Pada saat hujan tingkat ketegangan rantai sepeda motor kerap bermasalah. Akibat sering melibas jalanan berlubang yang tidak terlihat karena tergenang air, rantai menjadi kendur atau karena terguyur air hujan rantai menjadi kering atau bahkan berkarat.

Oleh karena lakukan pemeriksaan dan perawatan rantai. Atur ulang tingkat ketegangan rantai, lumasi dengan grease dengan baik dan benar. (Perawatan rantai motor telah diulas di tempointeraktif.com beberapa waktu lalu).

6. Pastikan setang kemudi tidak oblak
Pada saat hujan deras terjadi, banyak sekali lubang di jalanan yang tertutup air. Tanpa disadari kita kerap melibas jalanan itu, atau bahkan kita menyadarinya namun sulit untuk menghindar karena beberapa alasan.

Bila motor kerap melibas lobang seperti itu, terlebih dengan kecepatan cukup tinggi tidak menutup kemungkinan beberapa baut di setelan setang kemudi kendur atau oblak. Meskipun tingkat kekenduran itu kecil atau sedikit, jangan menganggapnya remeh.

“Sebab kalau dibiarkan kekenduran akan membesar dan berbahaya. Karena saat berkendara sangat membutuhkan kestabilan dan itu sangat tergantung setang kemudi,” tandas Lukito.

Cara untuk memeriksanya cukup mudah. Posisikan motor tegak dengan menggunakan standar tengah dan letakkan beban di jok bagian belakang agar motor dalam posisi jomplang ke belakang. Setelah itu, pegang dua garpu roda depan bagian bawah. Kemudian tarik ke depan dan dorong ke belakang, rasakan apakah ada goyangan atau oblak.

“Segera bawa ke bengkel bila ada gejala itu, atau bila bisa melakukannya sendiri segera perbaiki,” ujar Lukito.

Itulah beberapa tips untuk menjaga kondisi sepeda motor agar tetap prima di saat musim hujan. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

Iklan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan